ANALISA KINERJA KEUANGAN TERHADAP INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA KABUPATEN KOTA DI SUMATERA BAGIAN TENGAH

Handayani, Desi and Sriyunianti, Fera (2016) ANALISA KINERJA KEUANGAN TERHADAP INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA KABUPATEN KOTA DI SUMATERA BAGIAN TENGAH. National Conference of Applied Engineering, Business and Information Technology, Politeknik Negeri Padang . pp. 71-79. ISSN 2541-111x

[img]
Preview
PDF
1378Kb

Abstract

Peningkatan pertumbuhan ekonomi dan perataan distribusi pendapatan serta penciptaan kesejahteraan masyarakat haruslah diimbangi dengan pemerataan di setiap daerah. Pengelolaan daerah yang dilakukan secara ekonomis, efisien dan efektif serta mampu memenuhi value for money,partisipatif, transparan, akuntabilitas dan adil mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan indeks pembangunan manusianya serta memakmurkan daerahnya. Perkembangan ekonomi dan kependudukan yang terjadi di Sumatera bagian tengah berpengaruh terhadap konstelasi perekonomian nasional. Namun jumlah penduduk miskin masih memenuhi persentase yang banyak. Pertumbuhan yang tinggi terpusat di perkotaan seperti Kota Batam, Kota Pekanbaru, Kota Padang dan Kota Jambi. Kota-kota tersebut merupakan pusat aktivitas ekonomi di Wilayah Sumatera Bagian Tengah dengan kontribusi sebesar 50 persen terhadap total ekonomi Wilayah Sumatera Bagian Tengah. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kinerja keuangan daerah yang diukur dari rasio keuangan (Rasio Derajat Desentralisasi, Rasio Ketergantungan Keuangan Daerah, Rasio Kemandirian Keuangan Daerah, Rasio Efekivitas Pendapatan Asli Daerah (PAD) terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di kabupaten/kota pada 3 Provinsi di Sumatera Bagian Tengah tahun 2011-2013. Yaitu Sumatera Barat, Riau, dan Jambi. Dari rasio dilakukan pemeringkatan kinerja keuangan pemerintah kabupaten kota di wilayah Sumatera bagian tengah. Analisis terhadap kinerja keuangan dapat digunakan untuk mendorong dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang selanjutnya meningkatkan IPM dan memakmurkan daerah. IPM digunakan sebagai tolak ukur untuk menilai kinerja pemerintah daerah dalam hal penyediaan layanan publik. Data diperoleh dari BPS dan Laporan Keuangan Pemda. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa Rasio Derajat Desentralisasi berpengaruh terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Sedangkan tiga variabel independen lain lain tidak berpengaruh terhadap IPM. Penelitian ini memiliki keterbatasan data pada pemerintahan daerah kabupaten kota.

Item Type:Article
Subjects:C Social Sciences > CC Economic History and Conditions
C Social Sciences > CG Finance
C Social Sciences > CH Public Finance
Divisions:Luar PNP > Journal, Proceeding
ID Code:660
Deposited By:Rahmat Hidayat
Deposited On:18 Oct 2017 12:58
Last Modified:19 Dec 2018 21:05

Repository Staff Only: item control page