PROSEDUR PASANG BARU LISTRIK PRABAYAR MELALUI LAYANAN SATU PINTU STUDI KASUS PT. PLN (PERSERO) UNIT LAYANAN PELANGGAN (ULP) BUKITTINGGI

AZIZAH, AZIZAH (2019) PROSEDUR PASANG BARU LISTRIK PRABAYAR MELALUI LAYANAN SATU PINTU STUDI KASUS PT. PLN (PERSERO) UNIT LAYANAN PELANGGAN (ULP) BUKITTINGGI. Other thesis, Politeknik Negeri Padang.

Full text not available from this repository.

Official URL: http://pnp.ac.id

Abstract

Prosedur Pasang Baru Listrik Prabayar Melalui Layanan Satu Pintu Studi Kasus PT. PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Bukittinggi Tugas Akhir Oleh : Azizah Pembimbing I: Gustina, SE., M.Sc FIN Pembimbing II: Emrizal, SE., MM ABSTRAK PT. PLN (Persero) merupakan perusahaan yang bergerak dibidang ketenagalistrikan dengan fasilitas layanan pasang baru listrik. Penelitian ini bertujuan (1). Untuk mengetahui bagaimana prosedur pasang baru listrik prabayar melalui Layanan Satu Pintu Wilayah Unit Layanan Pelanggan Kota Bukittinggi (2). Mengetahui kendala yang terjadi dalam pelaksanaan pasang baru listrik. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Data dikumpulkan dengan cara observasi dan wawancara. Analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosedur pasang baru listrik melalui Layanan Satu Pintu dimulai dengan calon pelanggan memenuhi syarat-syarat pasang baru listrik lalu melakukan permohonan pasang baru dan permohonan Sertifikat Laik Operasi secara bersamaan melalui web PLN/PLN Mobile, calon pelanggan mendapatkan kode booking/nomor register, permohonan calon pelanggan tersimpan otomatis pada AP2T kemudian calon pelanggan melakukan pembayaran melalui Bank Mandiri/transfer antar bank. Lembaga Inspeksi Teknik Tegangan Rendah melakukan pemeriksaan instalasi, Bagian Pelayanan Pelanggan mencetak dokumen permohonan pasang baru dan menyerahkan dokumen ke bagian Teknik untuk dibuat LHS dan menginput pemakaian material di Aplikasi Gudang Online dan menyiapkan fisik material tersebut. Langkah selanjutnya adalah bagian Tranksaksi Energi melakukan pemeriksaan berkas dan material. Selanjutnya vendor melakukan pemasangan dilapangan, setelah pemasangan selesai vendor menyerahkan semua berkas kebagian Tranksaksi Energi untuk dilakukan monitoring. Kemudian bagian Tranksaksi Energi menyerahkan kepada bagian Pelayanan Pelanggan. Sebagai tahapan akhir Bagian Pelayanan Pelanggan mencetak PDL dan mengarsip semua berkas dilemari arsip. Kendala yang dihadapi oleh PT. PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan Bukittinggi adalah LIT-TR tidak konsisten dalam bekerja, calon pelanggan gagal teknologi, serta alamat pelanggan tidak ditemukan dan nomor hp tidak aktif. Kata kunci: Prosedur, Pasang Baru, AP2T, LHS, LIT-TR

Item Type:Thesis (Other)
Subjects:G Technology > GO Home economics
Divisions:Jurusan Administrasi Niaga > Prog.Studi Administrasi Bisnis-D3 > Final Project
ID Code:5258
Deposited By:E. Pustaka2 PNP
Deposited On:19 Mar 2020 09:04
Last Modified:19 Mar 2020 09:04

Repository Staff Only: item control page